fbpx

Kursi Ruang Tunggu Minimalis, Nyaman atau Tidak Masing-Masing Punya Tujuan!

Terdapat dua maksud tersembunyi saat kita menyematkan sebuah kursi ruang tunggu minimalis di area tertentu, yaitu agar orang nyaman menunggu giliran – atau sebaliknya – membuat mereka cepat beranjak pergi.

Soalnya ada kalanya ruang tunggu di tempat fasilitas umum dijadikan tempat tidur atau nongkrong oleh orang-orang luar yang bukan konsumen.

Untuk menghindari hal tersebut, penempatan kursi tunggu yang tak ergonomis menjadi jawabannya, terutama di tempat-tempat yang tak membuat seseorang lama menanti.

Ada pula kursi tunggu yang harus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan agar mereka mau datang lagi ke tempat kita. Biasanya disematkan sebagai properti pribadi.

Maka dari itulah, silahkan lihat dan pilih kursi ruang tunggu minimalis berdasarkan tujuan kamu saat menyediakan fasilitas tersebut!

Kursi Ruang Tunggu Kayu

Kursi Ruang Tunggu Kayu

Pertama kita lihat dulu dari kursi yang dapat membuat seseorang nyaman, yaitu jenis yang terbuat dari kayu.

Dengan berkaki dua dan menyatu antara satu sama lainnya, maka bisa menghemat penggunaan material sehingga jatuhnya jauh lebih murah daripada membeli kursi satuan secara terpisah.

Jika misalnya takut tak mampu menahan bobot dan akhirnya bobrok, maka carilah varian yang menggunakan kaki metal sebagai penopang andalan.

Untuk penempatannya sendiri, selalu perhatikan arah lalu lintas. Jangan sampai kursi tersebut menghalangi jalan atau membuat mereka yang duduk merasa pusing melihat orang bulak balik tiada henti, terutama jika ditujukan untuk membuat konsumen nyaman menunggu.

Kursi Ruang Tunggu Besi

 

Berbeda dengan kayu, kursi ruang tunggu minimalis yang terbuat dari bahan metal seperti besi pastinya memiliki daya tahan yang begitu mumpuni dan dapat diandalkan.

BACA JUGA :  4 Macam Motif Pintu Satu Minimalis yang Harus Tersemat di Depan Rumah

Namun dari sisi kenyamanannya jauh lebih berkurang drastis. Seperti yang kita tahu bahwa kursi besi memang tak sefleksibel dan sehangat kayu, jadi akan begitu kurang nyaman saat diduduki berlama-lama atau di malam hari yang dingin.

Tak heran kursi ini cocoknya disematkan di stasiun atau terminal agar orang tak menjadi kutu kursi atau tempat tidur gratisan.

Meskipun kita tak memperhatikan sisi kenyamanannya, namun tetap harus menomorsatukan bagian kualitasnya. Tak ingin kan kursi tersebut rusak hanya dalam satu atau dua tahun pemakaian saja?

Kursi Ruang Tunggu Stainless

Kursi Ruang Tunggu Stainless

Kualitasnya bisa kita tingkatkan jika menggunakan bahan metal berbalut stainless steel. Sesuai namanya, stainless steel berasal dari bahasa Inggris yang berarti ‘anti karat’.

Jenis kursi ruang tunggu minimalis ini akan tahan terhadap korosi dan oksidasi, sehingga cocok dijadikan furnitur dan fitur dengan pemakaian masif.

Jika ingin membuatnya nampak nyaman, maka gunakan dudukan plastik sebagai alternatifnya. Mirip seperti kayu, plastik cenderung fleksibel dan tak sedingin besi.

Menariknya, kedua material tersebut akan meningkatkan tampilan dari sisi warna. Stainless steel dengan warna milenium alami, sementara dudukannya yang terbuat dari plastik dapat menyesuaikan dengan cat dinding ruang tunggu tersebut.

Kursi Ruang Tunggu Pasien

Kursi Ruang Tunggu Pasien

Lain lagi dengan kursi ruang tunggu minimalis bagi pasien, yang mana sisi kenyamanan haruslah diutamakan.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa tujuan ini semata-mata untuk memberikan pengalaman pelanggan secara positif.

Tak peduli apakah kamu membuka klinik dokter gigi, klinik persalinan, atau rumah sakit mewah, pasien yang puas akan selalu datang lagi dan lagi.

Kepuasaan itu pun hadir dari sisi ruang tunggu yang nyaman, karena jika dibandingkan dengan pemeriksaan, pasien kita akan lebih menghabiskan waktunya di ruangan tersebut.

BACA JUGA :  ✔ 43+ Aquarium Minimalis Penuh Warna dan Keindahan

Jadi, carilah kursi tunggu dengan model sofa yang nyaman dan tak bikin badan pegal atau pantat keindinginan.

Tinggalkan komentar

/* */